Saturday, 28 April 2018

Ini Cara Elegan Membalas Perlakuan Buruk Orang Lain Terhadap Dirimu



Semua orang bila diperlakukan buruk oleh orang lain pasti merasa tidak terima, marah serta kecewa. Reaksi beragam ditunjukkan masing-masing pribadi. Tentu hal ini akan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.

Di bawah adalah tips-tips elegan yang akan membantumu menghadapi semuanya. Bahwa sebuah kejahatan tak perlu dibalas dengan tindakan kejahatan pula.
membalas perlakuan buruk

Lalu bagaimana dengan sikapmu jika itu terjadi pada dirimu? Di bawah adalah tips-tips elegan yang akan membantumu menghadapi semuanya. Bahwa sebuah kejahatan tak perlu dibalas dengan tindakan kejahatan pula.

1. Memaafkan
Ini bisa jadi hal tersulit yang dapat kamu lakukan. Dengan alasan masih menyimpan luka, terkadang hati belum iklas sepenuhnya untuk memaafkan perbuatan orang yang membuat hatimu sakit. Akan tetapi bila kamu berpikir bijak, itu adalah cara bijak mengampuni kesalahan orang lain. Memang menyakitkan mendapatkan pengalaman tidak menyenangkan. Tapi menjadi orang pendendam dan pemarah juga bukan jalan bijak menyelesaikan masalah. Kejahatan tidak seharusnya dibalas dengan perlakuan sepadan. Jika kamu membalas itu artinya kamu tidak ada bedanya dengan mereka yang telah berbuat buruk kepadamu.

2. Berusaha Bersikap Diam
Meski kesal dan tidak terima menerima semua itu, tapi jika kamu sudah memilih jalan mulia dengan memaafkan adalah dengan bersikap diam. Membiarkan berlalu walaupun meninggalkan rasa yang tidak nyaman di hati. Kelak perjalanan waktu yang akan membantu melepaskan kenangan pahit, untuk kemudian kamu bisa bangkit menata kehidupanmu kembali.

3. Tetap Menunjukkan Kebaikan
Yakinlah cara ampuh memberi pelajaran terhadap orang yang merendahkanmu yaitu dengan terus bersikap baik. Jangan pernah putus asa melakukan ini dan merasa tidak rela. Bila kamu melakukan ini tanpa ada rasa benci dan malas, maka percayalah! Lama-lama mereka akan merasa segan dan hormat padamu. Sebab kamu tetap berbuat baik, meskipun mereka telah meyakitimu.


4. Ubah Dirimu
Jangan berikan kesempatan orang menghina dan merendahkanmu. Sedikit intropeksi juga penting. Bisa jadi mereka yang berlaku tidak baik pada dirimu, disebabkan oleh sikapmu sendiri yang memberi kesempatan untuk dihina serta direndahkan. Oleh karena itu mulai sekarang dan seterusnya berubahlah. Berikan yang terbaik pada dirimu sendiri. Telaah dan cari kekuranganmu lalu hilangkanlah. Ganti dengan kelebihan yang kamu miliki yang semestinya harus kamu tonjolkan, agar tidak diperlakukan semena-mena lagi.

5. Fokus Untuk Kesuksesanmu
Berusahalah bahagia, meski dalam hidup kamu sering mendapatkan perlakuan buruk dari orang yang membencimu. Hidup tidak harus kamu habiskan hanya dengan mengurusi para pembencimu. Fokuslah pada kebahagiaamu dengan cara--berusaha meraih mimpi dan cita-cita. Serta selalu mendekatkan diri dengan orang-orang yang selalu mencintaidan mengharapkan yang terbaik dari hidupmu.

Kamu tidak bisa mengendalikan dan memaksakan kehendak kepada orang-orang, untuk terus berada lingkaran kecintaan dan kesukaan terhadap dirimu. Sabarlah! Dalam hidup selalu ada pembenci, pencinta dan yang benar-benar tidak peduli dengan kehidupan orang lain di sekitar dirinya. Baik kamu bersikap buruk ataupun baik. 

Kamu harus pandai dan bijak menyikapi segala peristiwa yang datang padamu, entah menyenangkan atau menyakitkan. Mengabaikan itu jalan terbaik. Namun tetap tidak berusaha untuk tidak menaruh kebencian dan dendam di hati. 

Ini adalah ujian Tuhan untukmu. Mereka adalah orang-orang yang patut dikasihani, sebab tidak tahu caranya hidup berbahagia. Karena sebenarnya mereka juga sangat tersiksa dengan sikapnya, karena tidak pernah merasakan kebahagian seutuhnya dalam hidup, ketrampilannya hanya memupuk kebencian pada orang lain.