Friday, 27 December 2019

PROVINSI SEJUTA KELIMPAHAN

Oleh : Master P. Batubara


Horas, Mejuah-Juah, Njuah-Juah, Yaahowu , Ahoiii, adalah merupakan salam pembuka yang sering terdengar di wilayah Sumatera Utara, dimana sapaan ini merupakan sapaan khas dalam membuka suatu pembicaraan dan bahkan dalam pidato maupun kata sambutan kata ini sering diucapkan. secara tersirat penyebutan kata sapaan tersebut adalah suatu bukti keragaman yang dimiliki oleh Sumatera Utara, dimana secara nasional kata tersebut telah  akrab terdengar.

Ragam budaya, aneka cita rasa di dukung dengan luasnya wilayah dan juga banyaknya destinasi wisata yang bagaikan kepingan surga itu ada di Sumatera Utara,   Danau Toba adalah salah satu icon di dalamnya, tetapi bukan hannya wisata yang memanjakan mata,  Sumatera Utara juga menyimpan nilai sejarah dalam peradaban suku  dan juga Agama untuk menambah referensi cerita, untuk menyempurnakannya dilengkapi dengan aneka kuliner yang beraneka rasa yang cukup memanjakan lidah para penikmatnya.

Untuk dapat memulai petualangan di Sumatera Utara tentu harus didukung dengan sarana transportasi yang memadai, saat ini yang menjadi sarana akses tercepat  ke Sumatera Utara dari Provinsi lain  adalah  Fasilitas bandara internasional kualanamu, didukung dengan Bandara Silangit dekat dengan destinasi Danau Toba sebagai proyeksi Bali baru  telah memberikan accsesibilitas yang baik bagi masyarakat, ditambah dengan pembangunan jalan tol untuk mempercepat akses darat bagi masyarakat dan angkutan darat dengan fasilitas yang telah cukup baik dengan bantuan armada transportasi Damri, menjadikan akses semakin mudah untuk mengunjungi daerah di Sumatera Utara.

Banyak hal yang bisa di temui di Sumatera Utara, pemandangan dan aneka makanan yang  biasanya diburu oleh para turis semuanya tersedia disini ,ada kebun teh di Simalungun, salak di daerah Sidimpuan dan juga ikan segar di laut Sibolga, atraksi lompat batu di kepulauan Nias,  jeruk manis dari daerah Karo,  durian dari Sidikkalang bika ambon dari Medan  serta kopi lintong dari Dolok Sanggul dan aneka macam lagi bisa dinikmati,  Semua ini dapat ditemukan di Sumatera Utara dan merupakan karunia sang pencipta melalui sumber daya alamnya yang melimpah, sehingga wajar disebut dengan provinsi sejuta kelimpahan.

Berkeliling Danau Toba, tidak lengkap rasanya jika tidak membeli kenang-kenangan sebagai pertanda telah dari Sumatera Utara tepatnya Danau Toba, Jika bertandang ke Danau Toba, kita bisa dimanjakan dengan aneka cendra mata seperti halnya ulos yang ingin dijadikan warisan dunia,  Dimana Sebelumnya pemerintah telah menetapkan ulos sebagai warisan budaya tak benda, melalui keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan No 270/P2014 tentang penetapan warisan budaya tak benda, selain ulos dan kaos bertuliskan I love Danau Toba, seringkali sor tali atau pengikat kepala selalu menjadi cendra mata, disamping harganya yang relatif murah juga dengan paduan warnanya yang menarik motif yang dibuat dalam sor tali ini pun sangat kental dengan budaya.

Sumatera Utara memang identik dengan sumber daya alam yang sangat menarik, tanah yang subur menjadikan pertanian yang terhampar luas di wilayah berastagi menghasilkan kualitas panen yang baik dan juga daerah-daerah lain di wilayah Tapanuli yang unggul akan  kualitas hasil pertanian, akhir tahun seperti ini dibeberapa tempat ada yang masa panen dan juga ada yang masa tanam, seperti halnya di wilayah Toba mayoritas saat ini sedang masa tanam, dalam masa tanam alat yang digunakan pun untuk mengolah tanah ada yang modern seperti mesin dan  ada juga yang tradisonal seperti kerbau yang digunakan untuk membajak sawah, jika ingin menyaksikan secara langsung, kecamatan Lintongnihuta kabupaten Humbang Hasundutan masih menyuguhkan hal ini, kegiatan ini menjadi suatu hal yang menarik untuk di saksikan, selain untuk memberikan edukasi pertanian, juga supaya mengingat kondisi kehidupan di kampung halaman.

Beranjak ke daerah Dolok Langgul akan merasakan sensasi udara yang sangat dingin dan  untuk menghangatkan badan makanan daging kuda yang khas dari daerah sering kali menjadi incaran masyarakat luar Sumatera Utara yang berkunjung ke tempat ini, ditambah lagi dengan jenis olahan makanan berbahan dasar ikan sangat banyak di temui dipingiran Danau Toba, aneka hidangan makanan akan tersaji seperti ikan yang matang tanpa sentuhan api yang dikenal dengan istilah naniura atau ada juga yang menyebut dengan sushi-nya orang Batak, akan banyak tersaji di rumah makan yang ada di pinggiran Danau Toba, sehingga untuk berburu kuliner daerah ini sangat layak untuk dicoba.

Situs sejarah juga dapat ditemui di Sumatera Utara  mulai dari legenda hingga hingga cerita heroik yang sarat akan perjuangan akan ditemui disini, salah satunya adalah istana Sisingamangaraja.  Menghabiskan waktu terutama untuk liburan panjang di Sumatera Utara terutama di bali baru Indonesia ini, akan menjadi hal yang paling membuat memori ponsel akan penuh sebab indahnya pemandangan akan menjadi daya tarik sendiri untuk mengabadikan setiap sudut di tanah yang penuh dengan kelimpahan ini.

Sumatera Utara menawarkan berbagai macam keindahan, yang tidak dimiliki oleh daerah lain, untuk  memaksimalkan potensi alam yang kita miliki , maka sangat penting untuk menjaga daerah ini dengan jalan melakukan pemeliharaan dengan baik kepada alam, dengan terjaganya alam maka keberlanjutan daerah ini sebagai daerah yang penuh berkah akan semakin terjaga sehingga masih dapat dinikmati oleh anak cucu kita dan juga untuk kemajuan dan pengembangan pariwisata di Sumatera Utara  dan yang terpenting adalah harmonisasi antar warga supaya dijaga, sebab tidak ada gunanya suatu rumah indah dan megah, jika penghuni didalamnya tidak harmoni.