Wednesday, 25 December 2019

Waspada Gizi Buruk, Mengenal dan Mencegah Stunting

Gizi buruk pada anak merupakan penyakit yang di sebabkan oleh banyak faktor salah satunya faktor ketidaktahuan orang tua terhadap pemberian gizi pada anak mulai dari memberikan pola makanan yang tidak sehat dan nutrisi yang tidak seimbang sehingga terjadilah gizi buruk.

Salah satu penyakit yang berawal dari gizi buruk adalah stunting

Apa itu stunting

Stunting adalah bentuk kekurangan gizi kronis yang secara fisik memiliki tinggi badan di bawah standar pertumbuhan anak normal. Dan dapat terjadi pada saat mulai janin dalam kandungan dan baru nampak  pada saat anak berusia 2 tahun.

Untuk itu demi menanggulangi gizi buruk salah satu pihak yang peduli terhadap kesehatan gizi anak, menyelenggarakan sosialisasi mengenai “gizi anak menuju Indonesia unggul dalam mewujudkan generasi emas 2045” yang di selenggarakan oleh yayasan abhipraya insan cendikia Indonesia bersama PP Aisyiyah Provinsi Jambi, Selasa 17 Desember 2019.
acara sosialisasi gizi anak
Dalam acara ini ada banyak pembahasan yang menarik mengenai stunting.

Akibat dari stunting

Dampak jangka pendek yang terjadi jika terkena stunting : terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pada pertumbuhan fisiknya, serta gangguan metobolisme.

Dampak jangka panjang : stunting yang tidak di tanggulanggi dengan baik sedini mungkin akan menurunkan kemampuan kognitif otak, kekebalan tubuh lemah sehingga resiko mudah sakit, dan risiko tinggi munculnya penyakit jantung, dan penyakit pembuluh darah.

Untuk itu sebagai orang tua, kita harus mengenal sedini mungkin penyakit ini, stunting bisa di kenali melalui tanda-tanda seagai berikut.
  • Tubuh pendek di bawah rata-rata
  • Berat badan tidak naik bahkan cenderung menurun.
  • Pertumbuhan gigi terlambat
  • Kemampuan belajar menurun.
Nah di acara ini juga saya baru tahu ternyata susu kental manis (SKM) banyak mengandung gula sehingga akan lebih baik untuk tidak mengkosumsi SKM dan beralih pada ASI.

Ada beberapa fakta yang perlu di ketahui tentang susu kental manis

yang menurut para ahli. Susu kental manis ( SKM ) bukanlah susu, melainkan minuman yang terbuat dari gula dan susu.
  • SKM mengandung gula sebesar 40-50 persen.
  • kadar gula yang tinggi pada SKM meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak.
  • Asupan gula yang berlebihan akan merusak gigi anak.
  • kandungan gizi SKM lebih rendah di bandingkan jenis susu lainya.
  • kalsium dan protein SKM lebih rendah daripada susu bubuk atau susu segar.
Dari uraian yang di sampaikan pada acara ini saya sangat setuju agar para orang tua lebih berhati-hati memilih susu untuk anak. Karena permasalahan gizi bukanlah masalah sederhana tetapi masala serius. Yang jika di biarkan akan menimbulakn penyakit pendek atau kerdil ( Stunting ), kurus ( wasting ), Obesity ( Obesitas ).

Jika kita sudah mengetahui masalah gizi dan stunting tentunya bagi para ibu perlu tahu cara mencegahnya. Di sosialisasi ini juga menjelaskan tentang cara pencegahanya.

Untuk mencegahnya di mulai dari isi piring. Atau yang kita kenal dengan pola makan yang sehat dan baik. Perhatikan batasan GGL ( gula, garam dan lemak ) yang di sarankan oleh kementrian kesehatan RI ( kemkes ) per orang per hari :
  • Gula 50 gram ( 4 sendok makan )
  • garam 5 gram ( 1 sendok teh )
  • Lemak 67 gram ( 5 sendok makan minyak )
Kebutuhan Zat Gizi
Panduan Piring Makan
Selain itu agar bayi sehat perlu memberikan ASI ( air susu ibu ) secara ekskusif

ada banyak manfaat asi yang perlu di ketahui salah satunya yaitu:
  • ASI merupakan sumber makanan terbaik bagi para bayi sampai usia 6 bulan.
  • bayi yang selalu di beri ASI tidak akan mudah terserang berbagai macam penyakit.
  • sebagai peningkat rasa kasih saying ibu terhadap bayi.
  • menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.
Dan ternyata ada mamfaatnya juga terhadap si Ibu sebagai berikut :
  • mengurangi risiko kanker payudara
  • menguransi pendarahan setela melahirkan.
  • mempercepat pemulihan kandungan.
  • mempercepat penurunan berat badan setelah melahirkan.
  • menunda kehamilan.
YAICI
Ada banyak sekali pembahasan yang di sosialisasikan pada acara ini, tetapi hanya sampai disini yang bisa saya jelaskan pada artikel kali ini. Untuk mengetahui lebih lengkap silakan para ibu untuk menghubungi pihak di bawah ini.

info lebih lanjut:

Tweetter: @SahabatYAICI
Instagram: @sahabatyaici
www.yayasanabhipraya.or.id